Senin, 23 Juli 2012 By: ISMKMI WILAYAH 3
Hari Anak Nasional 2012 :  Cita-cita dan Hak Anak di Masa Depan

Anak Indonesia merupakan kebanggaan bangsa ini. Mereka lah yang akan meneruskan masa depan bangsa ini. Merekalah calon-calon pemimpin baru. Di  tangan mereka masa depan bangsa ini akan dipertaruhkan. Tepat tanggal 23 Juli 2012  “Hari Anak Nasional” diperingati semua anak Indonesia. Bertepatan dengan peringatan tersebut, banyak hal yang perlu kita evaluasi bersama dan juga mengucapkan syukur karena sudah banyak prestasi yang ditorehkan anak Indonesia.

Banyak prestasi yang ditorehkan anak idonesia di  tingkat nasional maupun dunia internasional. Contoh kecilnya pada 28 April 2012 lalu, sebuah buku karya anak bangsa, Keily Setiawan anak berusia 9 tahun diterbitkan secara online oleh produsen komputer Apple dan di distribusikan toko iTunes di 32 negara. Buku cerita bergambar dalam bentuk iBook ini sekarang menempati posisi di "200 Top Rated" untuk kategori buku gratis di Amerika Serikat dan Australia. Selain itu Pelajar Indonesia kembali meraih prestasi gemilang di kancah internasional dengan menjuarai Global Enterprise Challenge (GEC) 2009 dan banyak prestasi anak bangsa yang lainnya.

Meskipun banyak prestasi yang ditorehkan oleh anak Indonesia untuk ibu pertiwi tetapi banyak juga permasalahan yang hadir di tengah-tegah perjalanan anak Indonesia menggapai cita-citanya. Putussekolah, kasus penjualan anak-anak, dan banyak hak anak yang belum merekaperoleh. Hak-hak anak diatur dalam Konvrensi Hak-hak Anak yang disetujui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 20 November 1989 dan telah ditandatagani oleh Pemerintah Republik Indonesia di New York pada 26 Januari 1990. Konvensi hak anak telah disahkan melalui Keputusan Presiden No.36 tahu 1990 tentang Pegesahan Convetion on The Rights of The Child.

Ada 4 prinsip dasar hak anak yang terkandung di dalam Konvensi Hak Anak, yaitu:
1.      Non-diskriminasi (setiap anak punya hak untuk tidak dibeda-bedakan berdasarkan perbedaan latar belakang,  warnakulit, ras,  suku, agama, golongan, keluarga, gender, kondisi fisik & mental, dll)
2.      Kepentingan yang terbaik bagi anak (setiap anak berhak mendapatkan yang terbaik)
3.      Hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan
Setiap anak berhak untuk hidup dan berkembang normal, oleh karenanya setiap anak berhak memperoleh jaminan pertolongan, penyelamatan dan perawatan kesehatan dalam kondisi sakit, berbahaya dan mengancam jiwa, hak mendapatkan tumpangan dan makanan untuk kelangsungan hidupnya,  hak memperoleh pelayanan kesehatan dalam kondisi sakit maupun sehat, hak mendapatkan pembinaan tumbuh kembang fisik dan mental termasuk pendidikan rohani dan hak mendapatkan pengajaran hal-hal yang baik.
4.      Penghargaan terhadap pendapat anak  (setiap anak berhak untuk dihargai pendapatnya dan diberikan kesempatan untuk berdiskusi/tanya jawab)

Cita-cita dan mimpi anak-anak yang mereka ciptakan tidak boleh luntur karena masalah keuangan maupun masalah pelik lainya. Kita harus terus membantu dan memotivasi anak-anak  Indonesia untuk terus berjuang dan tak kenal lelah dalam mencapai mimpinya. Bahkan kasus putus sekolah, penjualan anak dan eksploitasi anak harus kita perangi bersama untuk melidungi anak Indonesia. Hari anak nasional pada hari ini juga berarti sebagai harapan baru untuk bias terus mengembangkan kualitas anak-anak di negeri ini. Harapan yang pasti diinginkan oleh para orang tua dan para pendidik serta mereka anak-anak di negeri ini yang terus tanpa mengenal lelah berusaha untuk meraih cita-cita mereka di masa depan.

Momen peringatan hari anak nasional memberikan gambaran bagi kita semua bahwa anak-anak Indonesia membutuhkan kita semua untuk mewujudkan segala mimpi dan cita-citanya. Sehingga, pada hari anak nasional 23 Juli 2011 ini mari kita terus meningkatkan kualitas anak-anak untuk bias semakin menjadi generasi muda yang mampu menciptakan dan mengembangkan kualitas kehidupan mulai dari dirinya sendiri, lingkungan sosial, dan sampai mampu untuk ikut berperan dalam pembangunan dan pengembangan tanah air tercinta kita ini.

0 komentar:

Poskan Komentar